Piala Dunia Menggunakan Bola Teknologi Tinggi dan di Promosikan Oleh Jasa SEO Semarang Terbaik

Piala Dunia Menggunakan Bola Teknologi Tinggi dan di Promosikan Oleh Jasa SEO Semarang Terbaik – Sepak bola kini bukan lagi sematamata olahraga. Permainan bola ini juga menjelma menjadi sebuah hiburan dan komoditas bisnis. Karenanya, segala daya upaya dilakukan untuk membuat sepak bola tetap enak ditonton dan menarik minat kalangan usaha. Di antaranya dengan mengaplikasikan teknologi di lapangan hijau. Pada ada dua teknologi baru yang bakal dihadirkan, yakni teknologi bola dan garis gawang. Pada bola, ajang Piala Dunia 2014 di Brazil mendatang, digunakan teknologi terbaru Adidas agar bisa membuat permainan lebih atraktif. Sementara untuk kelengkapan lapangan digunakan teknologi garis gawang agar keputusan wasit lebih akurat.

TANPA JAHITAN

Bola yang digunakan kali ini menggunakan teknologi terbaru dari Adidas. Bola tersebut dinamai Brazuca. Bahan utamanya poliuretan yang dilapisi karet latex. Bola ini dibentuk dari enam buah interlocking panel yang disambung menggunakan mesin dengan cara dipanaskan pada suhu tinggi. Tanpa jahitan. Hasilnya, sebuah bola dengan bobot 437 gram, satu gram lebih ringan ketimbang Jabulani, bola yang digunakan dalam Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Adidas mengklaim, Brazuca sangat nyaman dikontrol pemain, stabil, dan aerodinamis saat melayang di udara dalam segala cuaca. Sebelum diluncurkan, Brazuca telah melewati serangkaian pengujian selama 2,5 tahun. Selain dilakukan sendiri oleh Adidas, pengujian juga melibatkan FIFA dan 600 pemain dari 30 tim di sepuluh negara. Bintang­bintang sepak bola yang dilibatkan antara lain Lionel Messi, Iker Casillas, Bastian Schweinsteiger, dan Zinedine Zidane.

Pengujian yang dilakukan FIFA antara lain uji ketahanan dan tekanan pada lapisan inti bola, uji kesempurnaan dan kekuatan ikatan antar panel, uji pantulan, uji kebulatan, uji penyerapan air, dan uji pergerakan di udara. Untuk semua jenis uji ini Brazuca telah melewatinya dengan hasil baik. Sementara Adidas melakukan pengujian daya tahan dengan 3.500 kali tembakan ke dinding. Perusahaan Jerman itu juga melakukan uji penyerapan air. Hasilnya, dalam kondisi basah bobot Brazuca hanya bertambah 0,2%, jauh lebih baik dari standar FIFA, 10%. Adidas bahkan menguji aerodinamika bola dalam terowongan angin yang melibatkan ahli dari NASA. Tak hanya itu, Adidas pun membuat kaki robot yang mampu menendang dengan akurasi 100%. Kemudian, setiap tendangan yang dilakukan robot tersebut direkam untuk melihat arah bola, lintasan bola, perputaran bola, serta kecepatan bola di udara. Untuk urusan garis gawang, FIFA memutuskan penggunaan teknologi garis gawang ciptaan perusahaan asal Jerman, GoalControl CmbH. Sistem GoalControl­4D ini menggunakan 14 kamera berkecepatan tinggi di sekitar lapangan. Setiap gawang dipelototi oleh tujuh kamera. Hasil kerja kamera­kamera tersebut, yang mengindikasikan adanya gol, dikonfirmasi secara otomatis dalam waktu satu detik dengan getaran dan sinyal visual kepada ofisial pertandingan. Teknologi garis gawang ini tidak menggantikan fungsi wasit, melainkan untuk mendukung wasit dalam mengambil keputusan atas gol yang terjadi. Penggunaan teknologi ini juga tidak mengubah semua fasilitas di lapangan hijau. Diharapkan dengan teknologi baru pada bola dan garis gawang, Piala Dunia 2014 lebih menarik. Ujung­ujungnya ajang sepak bola dunia ini juga menguntungkan dari sisi bisnis.

This entry was posted in News. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *